Bonang, Demak – Tim penggerak PKK Kabupaten Demak meninjau kegiatan test IVA yang di hadiri Wakil Ketua Ibu Suseno beserta pengurus PKK Kabupaten Demak dan anggotanya mendatangi Puskesmas Bonang 1 Selasa ( 30 /Juli /2019)
Kedatangan Tim PKK Kabupaten Demak tersebut dalam rangka Bhakti sosial kesehatan masyarakat sambut Hari Kemerdekaan RI ke – 74 tahun 2019 melalui tes iva bekerja sama dengan BPJS dan Puskesmas Bonang 1.
Kedatangan Puluhan masyarakat disambut positif oleh Kepala Puskesmas Bonang 1 Dr. Rudi dan Dokter Nurhayati, juga hadir bersama menyambut ibu ketua tim penggerak PKK Kecamatan Bonang Endang Haris beserta pengurus PKK Kecamatan Bonang.
Dalam pelaksanaan bhakti sosial diawali dengan pendaftaran yaitu mengisi data, pemeriksaan tensi, pemeriksaan Sadari ( periksa payudara sendiri), screening kanker payudara dan rahim oleh bidan , pelaksanaan iva ( inspeksi viasual dengan asam asetat) oleh dokter dan bidan.
Bhakti sosial dilaksanakan berkat kerjasama tim penggerak PKK Kecamatan Bonang dengan Puskesmas Bonang 1 dapat terlaksana sesuai dengan rencana yaitu sebanyak 40 warga masyarakat peserta iva yang mendaftar.
Dan dari hasil tes iva tersebut, 40 warga tersebut yang mengikuti tes iva menghasilkan negatif dalam arti tidak ada yang terkena kanker serviks.
Sementara itu, ketika berlangsung pemeriksaan tes iva, Camat Bonang juga berkunjung di Puskesmas Bonang 1 .tepatnya di ruang tunggu pusekesmas dan memberikan semangat atau motivasi kepada masyarakat yang sedang menunggu panggilan masuk ke ruang test iva.
Diakhir bhakti sosial, ibu ketua tim penggerak PKK kecamatan Bonang mengatakan bahwa kegiatan tes iva sebagai upaya Pendeteksian dini kanker servisk atau kanker rahim.
(HaWeEr)
Bapak Ibu yang terhormat.

.mohon di INFORMASIKAN dan DIPERHATIKAN ANAK/CUCU / ANAK DIDIK / SISWA
Tolong di ingatkan kembali anak anak kita agar TIDAK bercanda dengan cara menarik bangku ketika anak lain akan duduk.
Kejadian seminggu yang lalu di salah satu SMPN kelas 8, Putri ketika akan duduk di kursinya ditarik oleh kawannya.
Sehingga dia jatuh terduduk dan dia terdiam dan hanya mengeluarkan air mata.
Kemudian pihak sekolah langsung membawa ke RS.
Sampai saat ini Putri tersebut menderita KELUMPUHAN dan BISU .
Menurut Dokter ketika anak ini jatuh terduduk tulang ekornya patah dan merusak semua sarafnya.
Marilah kita ingatkan kembali anak/cucu kita semua agar TIDAK terjadi lagi peristiwa yang kelihatannya “Sepele” tetapi dapat merusak Masa Depan Putra Putri Tercinta Kita….
# Saya menganggapnya penting, makanya saya bagikan ke bapak/ibu semua kiranya bermanfaat untuk menjaga anak-anak/cucu-cucu kita, Terima kasih.
