Bonang, Bertempat di Aula Kecamatan Bonang, Bursa Inovasi Desa (BID) 2019 digelar. Di acara tersebut Camat Bonang Haris Wahyudi Ridwan AP MSi, mengatakan BID merupakan acara yang memiliki arti sangat penting untuk memotivasi masyarakat Kecamatan Bonang.
Bahwa dalam rangka mendorong kemajuan di tingkat desa, harus dikembangkan program-program inovatif. BID juga menjadi ajang untuk saling tukar pendapat, tukar gagasan dan tukar pengalaman. Setiap kesuksesan di tempat lain merupakan pancingan pembelajaran agar yang lainnya bisa mengikuti kesuksesan tersebut.
Menurut Harris, tujuan diselenggarakannya BID sendiri adalah penguatan dari tujuan pembentukan unit pemerintahan terdepan yaitu desa, apalagi saat ini bagi Pemerintah Kabupaten Demak, desa dianggap sebagai area utama dalam membangun.
Lanjut dia, BID menjadi salah satu cara memperkaya tematisasi pembangunan yang dilakukan. Untuk itu Haris meminta kepada semua desa agar benar-benar melakukan pengkajian mendalam tentang peta potensinya.
Sedangkan kasie pemberdayaan masyarakat Bambang prosdiantoro, selaku tim monitoring acara BID mengatakan jika 21 desa yang ada di wilayah Kecamatan Bonang siap untuk terus melakukan inovasi. Desa-desa di Bonang yang sebagian besar bermata pencaharian bertani, berkebun dan mulai mengembangkan wisata ini diharapkan terus melakukan inovasi untuk makin meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya mewujudkan daerah yang maju, sejahtera dan berprestasi.
“Untuk melakukan hal ini ,diperlukan sinergi antara kepala desa, perangkat-perangkat desa, dan masyarakat,” tutup Bambang P
(HaWeEr)



