DITENGAH PANDEMI, TRADISI “MEGENGAN” DEMAK DITIADAKAN

kecbonang.demakkab.go.id | Bonang, Demak – Kegiatan tradisi dugderan atau megengan yang biasa dilaksanakan menjelang bulan Ramadhan kali ini ditiadakan. Mengingat saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19 yang menjadi Wabah nasional. Kemeriahan dugderan setiap tahun digelar satu hari menjelang puasa ramadhan, menempati kawasan simpang enam Demak hingga jembatan perempatan Kodim 0716 sepanjang 500 meter. Selain beraneka ragam kuliner yang ditawarkan dilokasi juga tersedia kebutuhan lainya, dari fashion, mainan anak hingga pentas kesenian tradisional. Namun untuk tahun ini tradisi tersebut ditiadakan.

Kepala bidang promosi dan pemasaran Dinas Pariwisata Demak Ardhito Prabowo melalui Kasie Kemitraan Kerjasama dan Sarana Prasarana Endang Suryaningsih mengatakan, untuk dugderan atau megengan tahun ini tidak diadakan. Sebab dimasa pandemi virus Corona pemerintah melarang terjadinya kumpulan masa dalam jumlah banyak.

” Pemberlakuan phsycal distancing oleh pemerintah dan pelarangan berkumpulnya masa dalam jumlah banyak menjadi alasan utama untuk ditiadakan dugderan. Sebab tradisi dugderan ini biasanya didatangi ribuan masyarakat Demak sehingga dikhawatirkan berpotensi terjadi penyebaran virus Corona” jelas Endang.

Repost : dinkominfo kabupaten demak

Sumber : http://dinkominfo.demakkab.go.id/index.php/2020/04/23/tradisi-megengan-demak-ditiadakan-ditengah-wabah-nasional/

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.