Kabupaten Demak kembali di daulat menyelenggarakan Event Gala Desa 2019

sukses ditahun lalu, Kabupaten Demak tahun ini kembali didaulat Kementerian Pemuda dan Olahraga (KEMENPORA) untuk menyelenggarakan Event Gala Desa. Sebanyak 1.559 atlet dari 14 kecamatan di Kabupaten Demak turut berpartisipasi dalam event Gala Desa 2019, termasuk dari Kecamatan Bonang. Event Gala desa yang dibuka Bupati Demak Muhammad Natsir di Stadion Pancasila itu, mempertandingkan lima cabang olahraga. Yang secara rinci dijelaskan oleh Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Sapon lima cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu sepak bola, bola voli, sepak takraw, tenis meja dan atletik. Yang akan berlangsung hingga 22 Oktober dilaksanakan di sejumlah lokasi yakni di wilayah Mranggen, Sayung, Karangtengah, Demak dan Bonang.

Event Gala Desa 2019 dibuka dengan parade atlet dari masing-masing kecamatan di Kabupaten Demak. Parade atlet dari kecamatan Bonang terlihat dipandu langsung oleh Sekcam Bonang Bapak Zaenuri, S.Sos, MH. Event ini juga dihadiri Kepala Bidang Olahraga Pendidikan Menengah pada Asdep Pengelolaan Olahraga Pendidikan Kemenpora Ary Moelyadi. Wakil Bupati Joko Sutanto, Sekda, pimpinan Forkopimda, kepala OPD, para camat, 229 oficial serta para atlet turut menyaksikan jalannya acara ini.

Dalam sambutannya Bupati menuturkan, Kita harus bangga karena Kabupaten Demak menjadi salah satu dari 25 daerah yang dipercaya Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menggelar Gala Desa.  Penunjukkan itu lantaran Demak dipandang berhasil dalam gelaran gala desa tahun lalu. Gala desa merupakan kegiatan yang bernilai strategis. Karena melalui ajang ini, diharapkan mampu memotivasi masyarakat khususnya yang ada di desa untuk sadar kesehatan dengan terus berolahraga dan berlomba meraih prestasi bidang olahraga. “Kegiatan ini juga menjadi event untuk mencari bibit-bibit atlet potensial dari desa agar bisa dikelola menjadi atlet profesional,”tegas beliau.

Peserta gala desa yang mayoritas dari pelajar SD, SMP maupun SMA sederajat adalah generasi emas yang menjadi perhatian pemerintah. “Tentu harapan kami akan lahir calon atlet yang berkiprah di tingkat nasional maupun internasional. Banyak warga Demak yang memiliki bakat, kemampuan, dan keterampilan atau skill di bidang olahraga,” ungkap bupati.

Pemkab Demak menyambut positif event Gala desa ini dan berkeinginan agar gala desa dapat diagendakan secara rutin setiap tahunnya, sehingga dapat terus muncul bibit-bibit atlet terbaik. Sementara Ary Moelyadi mengatakan gala desa menjadi momentum untuk membangkitkan semangat dan prestasi olahraga Indonesia.

Kemenpora melihat antusias masyarakat luar biasa dalam menyambut kegiatan tersebut. Hal itu dapat dilihat dari keikutsertaan atlet yang ikut serta dan respons pemerintah daerah. “Sehingga, tidak salah jika Kabupaten Demak kembali digandeng untuk menggelar gala desa di tahun kedua ini,” ujarnya.

HaWerrr

 

  • GALA DESA

Leave a Reply

Your email address will not be published.