Kecbonang.demakkab.go.id | BONANG, DEMAK – Salat tarawih di Masjid Agung Demak akan tetap terlaksana sebagaimana pelaksanaan salat jumat melalui hasil rapat takmir dan berbagai pihak.
Ketua Takmir Masjid Agung Demak, Abdullah Syifa’ mengatakan, pelaksanaan salat tarawih di Masjid Agung Demak telah dirapatkan di hari sebelumnya bersamaan rapat pelaksanaan salat 17/4/2020, hasilnya salat tarawih akan tetap terlaksana di Masjid Agung Demak.”Prinsipnya takmir tidak bisa memutuskan sendiri, yakni melibatkan berbagai tokoh, mantan Ketua MUI Demak, MUI Demak, NU, dan lainnya,” jelasnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan salat tarawih nantinya juga akan mematuhi protokol kesehatan sebagaimana pelaksanaan salat jumat di Masjid Agung Demak.
Kendati demikian, putusan tersebut tidak dipaksakan untuk pelaksanaan salat tarawih di masjid dan musala se-Kabupaten Demak.”Kemarin juga diikuti perwakilan tiga takmir. Namun tingkat protokol kesehatannya berbeda. Kalau di Masjid Agung Demak saya bisa menjamin,” jelasnya.
Terkait pelaksanaan teknis salat tarawih di Masjid Agung Demak juga akan dipersingkat dari pelaksanaan tahun sebelumnya. “Di sini (Masjid Agung Demak), kan, satu salatan dalam sehari bacaannya satu juz, jadi 30 hari itu satu Al Quran. Tapi pelaksanannya nanti tidak begitu, bacaannya pendek-pendek saja,” jelasnya.”Meski nantinya ada larangan dalam keadaan betul-betul parah, akan tetap terlaksana, karena salat tarawih bisa dilakukan dua orang, yang terpenting jangan sampai off di Masjid Agung Demak,” imbuhnya kemudian.
Rapat pelaksanaan salat jumat tersebut melibatkan di antaranya, MUI Demak, Ketua NU Demak, PCNU, Rois Syuriah NU, dan berbagai tokoh, yaitu mantan Ketua MUI dan lainnya.
Satgas protokol kesehatan di Masjid Agung Demak melibatkan di antaranya, Dinas kesehatan, Puskesmas, Polres, Kodim, Satpol PP, Banser dan lainnya.
Via @tribunjateng
Pict by @herikintil
Repost : https://www.instagram.com/infokejadiandemak/
https://www.instagram.com/demakhariini/
#demakhariini #demak #infokejadiandemak
